Postingan

Pandangan Pertama - KuloNiku: Bowl Up!

Gambar
Kisah Antara Saya dan Gambir Sejak sebelum perilisannya, Kuloniku: Bowl Up! memang telah menarik perhatian sebagian gamers lokal dan juga pengamat gim lokal, salah satunya adalah diri saya sendiri.  Alasan mengapa gim ini bisa sangat menarik bagi saya adalah kenyataan bahwasanya Gambir Game Studio (atau biasa saya sebut Gambir saja), studio yang menjadi pengembang gim ini, sepengetahuan saya hanya menerbitkan gim-gim di platform mobile . Jadi, dapat dikatakan Kuloniku menjadi gim pertama mereka di PC.  Saya telah mengenal Gambir dari gim mobile -nya yang bisa dibilang mengisi masa kecil saya, seperti TTS Lontong yang menyebalkan. Selain TTS Lontong, saya juga mengenal gim-gim mereka yang kerap mengambil tema kuliner, seperti Selera Nusantara, Warung Seblak Nusantara, Bubur Ayam Express, Cita Rasa, dan Warung Angkringan Nusantara.  Dari kelimanya, saya baru memainkan Selera Nusantara dan Warung Seblak Nusantara yang menurut saya untuk gameplay cukup menyenangkan. Selain ga...

Begini Nasib Kusir Andong hingga Tukang Becak di Malioboro Jogja

Gambar
Kedatangan wisatawan di Stasiun Tugu, Jogja menuju Malioboro pada Sabtu (8/6/2024). Foto oleh: Annas Rohmanda P . JOGJA - Jogja tak pernah kehabisan destinasi wisata, salah satunya Jalan Malioboro. Tak hanya sebagai area wisata, Malioboro turut menjadi pusat perekonomian di Jogja. Malioboro tak pernah sepi, setiap hari ribuan wisatawan datang. Ketika berjalan di sepanjang Malioboro kita dapat dengan mudah menemukan para pengemudi kendaraan tradisional yang menawarkan jasanya, seperti becak dan andong.  Di tengah kemajuan teknologi, para kusir andong dan tukang becak berjuang untuk mencari nafkah. Berangkat pagi pulang Magrib, setiap hari mereka lakukan demi menyambung nasib. Akan tetapi, penumpang kendaraan tradisional kini mulai sepi karena lebih banyak wisatawan memilih menggunakan ojek online yang dirasa lebih murah. Andong di tengah sibuknya jalanan Malioboro. Foto oleh: Annas Rohmanda P. “Penumpangnya susah, kalah sama Grab. Dari tahun kemarin sampai sekarang penumpangnya ber...

Omzet Tukang Becak dan Kusir Andong di Malioboro Naik Dua Kali Lipat di Akhir Pekan, Ini Faktanya

Gambar
Kondisi lalu lintas Malioboro saat akhir pekan pada Sabtu, 8 Juni 2024. (Foto oleh: Amanda Prima) YOGYAKARTA - Pada akhir pekan kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, selalu ramai dengan pengunjung. Kondisi ini konon berdampak pada pendapatan tukang becak dan kusir andong. Kawasan wisata Malioboro mengalami lonjakan jumlah wisatawan pada akhir pekan, terutama karena berbagai event khusus yang diadakan di sekitar kawasan tersebut. Akan tetapi, peningkatan jumlah wisatawan tidak berpengaruh terhadap peningkatan penghasilan seperti yang dialami oleh salah seorang kusir andong.  Fahrul Ardianto, salah seorang kusir andong menjelaskan alasan penghasilannya tidak mengalami peningkatan saat akhir pekan adalah tren yang semakin meningkat di kalangan wisatawan.  Hal itu disebabkan para wisatawan yang cenderung memilih menggunakan layanan ojol (ojek online) dibanding transportasi tradisional seperti andong dan becak karena ojol menawarkan solusi transportasi yang mudah dan cepat. “Penum...

Self Love Mungkin Ga Cocok Buat Gua

  Love self, self love Kayaknya udah sering banget dibahas, apalagi di kalangan generasi-generasi gua, Gen Z. Udah banyak influencer-influencer yang ngebahas ini. Ga cuma influencer doang, keknya di ranah pergaulan minimal temenlu, lah, juga pada bahas ini. Minimal kek share quote-quote penyemangat sambil bilang "kamu tuh spesial". Mi ayam tuh spesial. Meskipun ini rame di kalangan generasi gua, gua ngerasa agak kesulitan buat nyesuain diri sama self love. Kurang biasa aja buat ngomong kek gitu. Rasanya juga kek geli-geli gimana gitu. Katakan gua cuman tsundere. Bisa jadi. Tapi emang rasanya sulit aja buat love self kalau gua udah biasa sama yang namanya kritik diri sendiri. Ya, simpel aja. Enggak ada yang pantes buat dicintai dari diri gua. Misalnya aja soal prestasi. Bruh, itu tuh gegara gua males aja. Jadi, kek rasanya buat ngomong "semangat, kamu pasti bisa suatu hari nanti" tuh aneh. Orang guanya mager. Salah gua sendiri. Gua lebih suka ngomong "rebahan mu...

Bermula dari Grup Facebook, Begini Tips dari Founder dan Co-founder Gaco Games Buat Developer Gim Baru

Gambar
Dari kiri Project Manager Gaco Games Gregorius Bagas, Founder Gaco Games Johannes Nindyo, dan Co-founder Gaco Games Meiky William Wungkana di Studio Gaco Games, Sukoharjo pada, Selasa (28/4/2024). (Foto oleh: Bilqis Sima Victoria) Sukoharjo—Saya mendatangi sebuah rumah lantai dua yang berada di sebuah perumahan di Colomadu, Sukoharjo. Namun, saat itu saya sedang tidak mendatangi kawan atau kerabat, melainkan sebuah studio gim yang tersembunyi di balik rumah tersebut, Gaco Games. Gaco Games adalah salah satu studio gim indie Indonesia yang sudah beroperasi sejak 2017. Studio ini bermula dari dua orang, sebelum akhirnya memiliki sekitar 12 karyawan tetap, 2 orang konsultan, hingga anak magang seperti sekarang. Studio gim ini sudah membuat 2 gim mobile , yakni Epic Conquest dan Epic Conquest 2, dan saat ini sedang dalam pengerjaan proyek gim  berikutnya. Salah satu proses pembuatan ilustrasi untuk proyek terbaru Gaco Games. (Foto oleh: Bilqis Sima Victoria) Kedatangan saya di sana di...

Pandangan Orang Pada Anak Sastra yang Membuat Saya Merana

Gambar
Buku dan puisi (Gambar oleh: Wallace Chuch, Pexels) "Anak sastra, ya? Pasti jago bikin puisi." "Anak sastra, ya? Pasti puitis banget." "Anak sastra, ya? Pasti pinter nulis." Dear bapak-ibu, saudara sebangsa dan setanah airku, sesungguhnya meskipun saya ini ialah bagian daripada klan Sastra Indonesia, bukan berarti pula saya bisa berpuisi, bersastra, atau apalah namanya itu. Meskipun dibilang fakta yang icikiwir, aku gak bisa memungkiri kalau aslinya, aku sama sekali tidak sesastra itu, wahai kawan-kawanku sekalian. Elah, nulis cerpen aja masih welek meski dah lima tahunan ndekem di dunia kepenulisan (gatau buat apa sih). Terus, kenapa masuk sastra? Salah jurusan, kah? Ajaibnya.... Tidak. Justru, aku cocok-cocok aja sama lingkungan Sastra Indonesia. Meskipun, selayaknya mahasiswa pada umumnya, masih stres sendiri mikirin tugas. Tapi, ya ga stres sampe pengen bakar kampus gitu, enggak, ya. Soalnya sebelum nyemplung jadi mahasiswa, aku sudah terlatih dengan ...

TIMNAS INDONESIA U-23 TAKLUK OLEH UZBEKISTAN DI PIALA ASIA U-23 2024, SHIN TAE-YONG: MASIH ADA PELUANG KE OLIMPIADE

Gambar
Skuad Timnas Indonesia U-23 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, pada Senin (29/4/2024). (Foto oleh: PSSI) Surakarta—Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke laga final Piala Asia 2024 usai digasak oleh Uzbekistan dengan skor 0-2 di babak semifinal Piala Asia 2024 di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Qatar, pada Senin (29/4/2024) lalu. Pada babak pertama, skuad yang berjuluk Garuda Muda itu menguasai permainan dengan apik. Sementara itu, Uzbekistan juga bermain dengan strategi pertahanan yang kokoh. Babak pertama berlangsung dengan penambahan waktu meskipun pada diakhiri dengan hasil seri 0-0. Dikutip dari pssi.org, pada babak kedua, Garuda Muda masih dapat menguasai permainan.  Sebenarnya Indonesia bahkan berhasil merobek gawang Uzbekistan yang dikawal oleh Abduvakhid Nematov melalui gol yang dicetak Muhammad Ferarri pada menit ke-60. Sayangnya, skor yang dicetak Ferarri dianggap tidak sah setelah wasit Shen Yinhao mengecek VAR ( Video Assistant Referee ). Gol itu dianggap tidak ...